Ngulik Gaya Parenting, Mak Nunung Nurlaela

Hola!
Indimom…

Apa kabar semuanya? Setelah libur lebaran apakah semangat kita masih menyala atau justru malah meredup? Tapi saya selalu yakin, bahwa yang namanya Mama, pasti punya amunisi semangat yang banyak dalam kondisi apapun ya…

Baiklah….ngomong-ngomong, apa sih yang ada di pikiran kita, saat kita bicara tentang -- kesibukan mama?. Pasti bayanginnya udah capek duluan ya…!Ada seabreg, dan nggak bisa disebutkan satu-persatu. Tapi walaupun begitu, Siapa juga sih yang nggak pengen, punya seabreg peran,tapi masih bisa enjoy. Jadi ibu, jadi istri, jadi karyawati (bekerja), atau malah ditambah punya usaha walaupun kecil-kecilan, dan seabreg peran lain, tapi masih bisa tetap menikmati hidup dengan bahagia? Kayaknya semua pengen ya.... 
Amunisinya tetep penuh, walaupun udah dar-der-dor dipakai untuk menyelesaikan berbagai urusan. Gaya parenting yang keren seperti ini bikin kepo ya Ma...gimana cara bagi waktunya?gimana managemen kesehatannya? Ada nggak sih target-target yang harus dicapai Dan lain sebagainya...

Nah, biar tambah ilmu parentingnya, kali ini saya mau nyontek gaya parentingnya mak Nunung Nurlaela. Beliau ini  memiliki peran besar dalam tugasnya sebagai ibu dari 5 anak, pengajar, menulis dan banyak peran lain. Nah, gimana tuh bagi waktunya? Nanti kita bahas ya….

Nunung Nurlaela, seorang emak blogger yang mulai menulis di tahun 2013. Selain ngeblog di www.nunungnurlaela.com , beliau juga menulis lho… bukunya yang baru saja launching berjudul Pondok Mertua Indah.  Wah, judulnya keren banget ya Mak… semoga bermanfaat bagi banyak orang… Amin. 
Jadi inget pertama kali saya ketemu dengan mak Nung itu di acara Kumpulan Emak Blogger. Beliau sepertinya baru hamil anak yang ke lima. Seperti emak blogger yang lainnya, beliau ini ramah dan yang pasti kelihatan banget kalau sabar. Duh, ngiri deh untuk bisa jadi emak yang sabar... (*_*)
 
nanaditya.com
Mak Nunung and the family,  picture from Nunung Nurlaela (fb). 


Ngomongin gaya parenting, sepertinya nggak Mak Nung, nggak saya sendiri, tentunya setiap mama – mama lainnya punya kiat-kiat tersendiri dalam mengasuh dan mendidik putranya. Entah itu mau 1 anak, 2, 3 atau sampai 10 sekaligus. Rata-rata setiap Mama bilang, bahwa semua berjalan dengan sendirinya, walaupun ada rambu-rambu atau aturan tambahan sebagai pedoman dalam mengasuh dan mendidik anak.  Seperti halnya juga, setiap anak itu spesifik, kata mak Nunung. Anak yang satu agak pendiam, anak yang lain sangat aktif, anak yang lainnya juga agak cengeng, dan sebagainya. Jadi terkadang tidak semua hal bisa diterapkan secara general ke semua anak. Tapi setiap mama pasti tahu hal terbaik yang bisa diterapkan untuk setiap anaknya.

Yuk simak beberapa tips dari mak Nunung , siapa tahu bisa kita terapkan juga di teknik parenting kita :
1. Tentang managemen waktu.
Tentang ini saya masih belajar bagaimana memanaj waktu agar semua bisa  berjalan dengan baik. ---Tipsnya ya, jalani saja semua aktivitas yang sudah ada.--- Saya banyak terbantu oleh suami dan anak perempuan saya.
Saya juga dekat dengan ibu mertua dan adik ipar perempuan, yang juga banyak bantu. Saya kerja baru mulai tahun 2015. Dan ngantor min 4 jam. Jadi, Alhamdulilah masih ada waktu untuk aktivitas yang lain. Santai dan tidak terlalu khawatir jika ada tugas yang belum rampung saat itu. Kerjasama dengan banyak pihak, terutama suami sangat mendukung lancarnya semua urusan. Begitu mak...

2. Mendidik anak.
Saya gak berpijak pada ilmu2 parenting yang banyak itu. Karena tiap anak dan sitkon keluarga berbeda satu sama lain. Yang jelas saya tanamkan ke mereka
  •            Aqidah, ini penting sebagai awal atau prinsip hidup dan dari aqidah, yang lain mengkuti
  •      Menanamkan nilai atau qimah dalam berbuat yaitu ruhiyah, insaniyah, madiyah dan akhlaqiyah
  •           Tidak memaksa anak terutama dalam hal yg tidak wajib
  •           Mengarahkan anak agar bisa disiplin, tanggung jawab, dsb
  •          Tidak lekas marah atau kecewa jika hasil tidak sesuai. Intinya sabar dan sabar


Secara umum, bisa disimpulkan bahwa semua tugas Mama janganlah jadi beban, tetapi lakukan semua dengan sabar dan ikhlas. Kerjasama dengan banyak pihak yang membantu adalah kunci lancarnya semua urusan, baik rumah tangga terutama anak-anak dan juga urusan di luar rumah tangga.
Saya sangat setuju sama mak Nunung, bahwa aqidah memang harus ditanamkan sebagai landasan awal atau prinsip hidup yang akan menjadi tonggak utama bagi kehidupan anak kita kelak. Jika aqidah kuat, urusan yang lain akan mudah menyesuaikan.

Dari sekian banyak hal yang berkaitan dengan mengasuh dan mendidik anak, mungkin hal ini yang paling rentan mama lakukan, yaitu lekas marah atau kecewa jika hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Wajarlah kalau Mama kecewa. Hal ini karena Mama pasti berharap semua hal terbaik bagi buah hatinya, tetapi terkadang yang terjadi adalah suatu hal yang diluar harapan Mama. Untuk itu, kita harus menyadari sepenuhnya bahwa mereka (anak-anak) juga baru tahap belajar. Nah, berarti sama-sama kan? Anak dan orangtua sama-sama belajar. Biarkan anak belajar semampunya, jangan paksakan mereka ke hal-hal yang memang belum mampu. Orang tua juga harus belajar memahami proses belajarnya sang anak. Jangan berhenti memberi tahu mana yang baik dan buruk, jangan capek mengingatkan pada hal-hal baik. Benar kata mak Nung, intinya sabar dan sabar. Dan sabar itupun ada latihannya, bukan?.

Berarti, menjadi mama,
berarti berdamai dengan semua keadaan yang menyangkut buah hati.
Semangat yaaa….!!!

Salam hangat,
Nana Aditya
Indimommy_holic


Komentar

  1. Tulisannya ciamik mak Nana...makasih ya 😍 btw, yup betul sabar itu ya terus berproses dan gak ada berhentinya. Salam semangat untuk semua yang punya buah hati...😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mak Nung..
      pokoknya super sabar ya Mak Nung... saya juga udah punya 2 krucil tapi selisihnya 2 tahun kurang. sekarang lagi pada heboh-hebohnya dan lagi pada ceriwit semuanya...Duh...sabar-sabar, semua ada saatnya ya Mak...mungkin naanti kalau mereka sudah besar-besar kita kaan merindukan hal-hal seperti ini....
      Nanti

      Hapus
  2. Wah ini to tips mendidik anakny=)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mak Dhian...sabar dan super sabar mak Dian:)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.