8 Tips mudik bareng si kecil. Tetep happy, nggak bawa emosi.

nanaditya.com
Mudik bersama si kecil dengan hepy , nggak bawa emosi? kenapa enggak?



Hola, Indimommy!

Aroma lebaran sudah semakin tercium nih, Ma. Tanpa diminta pun, Mama biasanya sudah merancang beberapa hal untuk persiapan lebaran, bukan?. Sudh dibuat cheklist-nya belum nih?Baju lebaran untuk keluarga, menu-menu masakan saat lebaran, kue-kue lebaran, atau persiapan-persiapan untuk mudik? Ah, pastinya takkan luput dari perhatian Mama.

Ngomongin tentang mudik, nggak seperti  pasangan yang belum punya momongan, pastinya lebih simple daripada yang sudah memiliki si kecil, apalagi masih bayi atau balita. Belum lagi krucilnya lebih dari satu. Wah...wah...persiapan yang dilakukan harus matang, ya. Nah, kali ini indimommy mau bagi-bagi tips mudik lebaran bersama si kecil ala indimommy, biar mudik tetap happy, nggak bawa emosi.
Percaya deh, Ma...segala sesuatunya walapun terlihat repot, tetapi jika dilakukan persiapan yang baik, insyaAllah semua akan berjalan lancar. Betul nggak? . Baiklah, mari kita lihat apa saja persiapan-persiapan mudik  bersama si kecil yang perlu Mama lakukan:
1.       Yang paling utama adalah kesehatan.
Karena jika badan kita sehat, semua aktivitas dapat dijalani dengan lebih nyaman. Bayangkan jika kita tidak fit, melakukan perjalanan panjang yang melelahkan, ditambah lagi mengurus si kecil. Huft! tentu akan banyak menguras energi, sehingga emosional kita menjadi tidak stabil alias mudah marah.
Maka dari itu, persiapkan kesehatan jauh hari sebelum lebaran ya, Ma. Minum multivitamin jika diperlukan. Ingat, Mama memegang peranan penting  untuk  membuat mudik lebaran ini tetap nyaman bagi keluarga.
Nah, kalau saya pasti tidak lupa membawa ini saat mudik ; minyak kayu putih atau minyak angin, antimo, paracetamol untuk orangtua, dan sirup untuk si kecil, multivitamin untuk orangtua dan si kecil, permen mint. Obat ini akan sangat membantu saat di perjalnaan nanti.
2.       Beristirahat jika lelah, terutama untuk yang bertugas menyetir.
Untuk yang mudik memakai kendaraan umum, seperti bus dan kereta api, maksimalkan waktu untuk beristirahat  saat sedang transit. Untuk yang memakai mobil pribadi, akan lebih fleksible dalam menentukan kapan dan dimana mau beristirahat.
Pengalaman saya, perjalanan 3 jam saja sudah membuat bete anak-anak dan saya sendiri, apalagi perjalanan lebih dari itu. Mengambil waktu istirahat (berhenti sejenak di suatu tempat) akan mengembalikan mood baik kita. Selain itu, bagi sang papa yang bertugas menyetir, bisa ada waktu untuk mengembalikan stamina. Bisa ngopi-ngopi dulu atau singgah sejenak untuk sholat. Kaau mood bagus, bisa mengkondisikan agar  mudik tetap lancar dan selamat sampai tujuan.
3.       Saat berangkat pakailah baju yang nyaman, terutama untuk  untuk si kecil.
      Mama bisa memakai bahan kaos atau katun yang mudah menyerap keringat. Baiknya sih pakai baju yang simple saja, tetapi nyaman, daripada terlalu banyak aksesoris, tetapi bikin gerah dan biki repot.
Ingat, perjalanan jauh itu kan menguras neergi. Kalau ditambah dengan hal sepele seperti baju yang tidak nyaman dipakai, itu akan mengacaukan suasana. Percayalah, kenyamanan baju itu faktor penting kelancaran perjalanan, Ma!.
4.       Jika mungkin, tempatkan si kecil di car seat agar dia merasa lebih nyaman. 
      Tetapi jika hal ini tidak bisa, Mama bisa membawa bantal kecil dan selimut untuk membuat si kecil nyaman saat tidur. Usahakan agar si kecil tidak mudah terbangun saat tidur. Kalau si kecil bisa terlelap, sang Mama juga bisa rehat sejenak bukan?.
5.       Bawalah barang-barang yang penting saja, yang mungkin tidak bisa digantikan dengan barang lain.
Terkadang kita terjebak pada keinginan untuk membawa semua barang yang mungkin akan kita pakai di tempat tujuan (selama lebaran). Tapi sebaiknya nggak berlebihan juga. Kalau membawa  sendal atau sepatu lebih dari 5 pasang, itu namanya ‘ribet’ kan ya?. Okelah baju beberapa pasang saja, baju lebaran, baju tidur, baju santai. Toh disana juga ada mesin cuci, sehingga baju kita bisa dipakai kembali setelah dicuci. Tetapi kalau alat pumping ASI, sebaiknya nggak boleh ketinggalan lho!.
nanaditya.com
Intinya, buatlah skala prioritas barang-barang yang memang penting untuk dibawa mudik.




6.       Jangan sampai kelaparan. Siapkan bekal makanan dan minuman yang cukup.
Makanan yang perlu dibawa, bisa berupa makanan utama dan camilan selama perjalanan. Biasanya si kecil kan rewal saat lapar, tetapi camilan yang dia sukai akan mengalihkan perhatiannya. Berikan kepadanya sebelum dia merasa lapar. Tapi ingat, bukan hanya makanan untuk si kecil, untuk orangtuanya juga lah ya.... Rumus penting mudik nyaman, jangan sampai menahan lapar. Karena kalau sudah lapar, biasanya mudah emosi dan mengacaukan suasana. Ada baiknya juga membawa air panas, untuk berjaga-jaga barangkali di tengah perjalanan nanti diperlukan untuk membuat makanan si kecil atau membuat kopi misalnya.
Biasanya kalau mudik, saya selalu membawa camilan kesukaan papa (untuk teman, biar nyetirnya kondusif), roti yang banyak mengandung karbo, kopi atau minuman instan, menu makanan untuk si kecil, camilan untuk si kecil, buah seperti apel atau jeruk. Kalau untuk makan besarnya, biasanya kita beli saat rehat di suatu tempat.
7.       Putarkan lagu-lagu yang asyik. Bawalah juga mainan yang si kecil suka. 
      Lagi-lagi, ini akan mengalihkan perhatiannya agak tidak rewel selama perjalanan. Lagu itu kan bisa membawa suasana. Lagu yang asyik, bisa membawa suasana hati menjadi asyik dan bersemangat juga melalui perjalanan panjang ini.
8.       Rencana cadangan.
Semua yang sudah Mama persiapkan mungkin sudah matang. Akan tetapi kita tidak pernah tahu, mungkin ada hal-hal diluar dugaan yang akan terjadi saat perjalanan nanti. Misalnya, si kecil muntah atau bahkan diare, atau Mama sakit kepala atau sakit perut.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, tetap cool, jangan terpancing emosi. Jika obat yang sudah dipersiapan tidak bisa  menolong, lebih baik berhenti sejenak untuk mencari obat.



Nah, indimommy....
Selamat bermudik ria...semoga perjalanannya menyenangkan yaaa...


Nana Aditya,
Indiemommy_holic😊

Komentar

  1. Dulu aku termasuk balita yang happy diajak mudik :D

    Salam,
    Senya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.