Penting! Catatlah riwayat kesehatan kita.


  • Sedang bingung mencari hasil X-ray dua tahun lalu? atau hasil cek lab yang dilakukan sebelum kita pindah keluar kota?. 
  • Mungkin juga sedang kelupaan jadwal imunisasi si kecil  yang sekarang sudah berumur 16 bulan?. 
  • Ada juga yang waktu ditanya dokter, apakah punya alergi obat tertentu? Jawabnya, bingung, lupa atau kurang tahu.

Heheee.... Ternyata ada banyak cerita dibalik riwayat kesehatan seseorang. Itulah kira-kira cerita beberapa teman yang sharing tentang riwayat kesehatan mereka dan keluarganya, kalau dalam bahasa kesehatan disebut rekam medis. Nggak heran ya, saya sendiri juga begitu. Sama sekali kurang peduli dengan riwayat kesehatan sendiri. Padahal dulu saya sempat beberapa kali cek darah karena penyakit yang belum diketahui diagnosanya apa.

Dan kemarin saya merasa 'tertampar" saat sharing dengan teman di Kumpulan Emak Bloger Yogyakarta. Ada yang konsen kita bahas, yaitu tentang  pentingnya memiliki jurnal untuk mencatat riwayat kesehatan kita. Dari sekian banyak permasalah yang kadang terjadi, berkaitan dengan pencatatan jurnal riwayat kesehatan, didapatkan kesimpulan bahwa sudah saatnya kita lebih melek kesehatan. Salah satunya dengan memiliki jurnal riwayat kesehatan (rekam medis), minimal untuk diri kita sendiri atau keluarga.

Sebelumnya, apa itu rekam medis?
Menurut PERMENKES No: 269/MENKES/PER/III/2008 yang dimaksud rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Catatan merupakan tulisan-tulisan yang dibuat oleh dokter atau dokter gigi mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan kepada pasien dalam rangka palayanan kesehatan.

Pastinya setiap orang memiliki riwayat kesehatan tertentu yang berbeda-beda. Mungkin ada yang memiliki riwayat penyakit jantung, ada juga yang dulu pernah jatuh atau kecelakaan, dan setelah melakukan CT scan, ada bagian tulang yang retak atau bahkan patah. Ada juga yang alergi terhadap suatu makanan, alergi terhadap obat, atau alergi dengan cuaca dan debu. Yang jelas macem-macem deh ya, riwayat kesehatan seseorang.

Tetapi terkadang kita hanya berhenti di situ saja. Hasil CT scan, hasil cek lab, dan catatan tentang alergi tersebut hanya belalu begitu saja dan dokumennya entah dimana.

Suatu hari, saat terjadi sesuatu dengan kesehatan kita, baru deh kita kesulitan mengingat, menjelaskan, atau bahkan menunjukkan riwayat kesehatan ke dokter karena kita tidak menyimpannya dengan baik. atau dokumen lengkap tentang riwayat kesehatan itu tersimpan di rumah sakit A, setelah kita pindah ke rumah sakit B, maka kita akan kesulitan mengambilnya, karena biasanya rumah sakit A tidak mau memberikan rekam medis pasien yang tidak opname di ruamh sakit tersebut.
Padahal, catatan atau jurnal riwayat kesehatan ini sangat berguna bagi dokter untuk menentukan tindakan selanjutnya, dan jenis obat apa yang cocok diberikan untuk kita.

So,what can we do?  Memangnya ada cara yang simple, aman, dan mudah dibawa kemana-mana? Yang nggak usah butuh ruang banyak, dokumen aman( tidak rusak atau dimakan rayap) dan bisa dibuka kapan saja dan dimana saja?

Nah, sebaiknya kita perlu tahu tentang aplikasi yang membantu kita mendokumenkan jurnal riwayat kesehatan kita. Namanya MedicTrust -- si pencatat jurnal kesehatan yang simple, aman dan mudah dibawa kemana-mana.




www.nanaditya.com

Waktu dikasih tahu aplikasi ini, memang langsung penasaran. Hari itu juga langsung download dan pasang di andorid kesayangan. Memang ya, di era digital begini, semua jadi serba mudah  kalau bisa diakses secara online. Aplikasi ini bisa didownload juga di App store atau Googleplay. 

nanaditya.com

Jadi, MedicTrust ini adalah sebuah aplikasi kesehatan online yang memudahkan kita dalam mencatat, menyimpan, membaca riwayat kesehatan serta terhubung langsung dengan dokter terpercaya. Perangkat ini juga sudah dirancang untuk bisa dipakai setiap hari dengan sangat mudah.  
Semua bisa mengaksesnya. Yang memiliki riwayat alergi, yang punya balita ada juga lho, jadwal imunisasi di palikasi ini, bagi yang manula dengan berbagai riwayat diagnosa dokter, bagi Mama yang hamil kapan harus ke dokter,  dan sebagainya sudah bisa kita simpan semua di MedicTrust ini.

Sekedar informasi  sedikit, jadi di MedicTrust ini ada 2 menu utama yaitu Medbooks (Personal Health Record) dan Medhub (Health network).
 Medbooks 
 Adalah menu untuk menyimpan catatan riwayat kesehatan kita. Apa saja yng bisa kita simpan?
a.       Alergi. Merekam reaksi-reaksi alergi dan mendapatkan saran asupan makanan dan obat yang sesuai.
b.      Tes darah. Rekam tes darah yang praktis dibawa kemanapun,serta analisis cepat dalam saat darurat.
c.       Diagnosa Dokter. Member akan mendapatkan pandangan menyeluruh berdasarkan laporan konsultasi dan histori operasi
d.      Hasil gambar. Member bisa menyimpan hasil X-ray. Mudah diakses dan mudah dibagikan.
e.      Kehamilan. Catatan seumur hidup, mulai dari sedang hamil sampai anak-anak tumbuh.
f.        Vaksinasi. Terus mengikuti riwayat vaksinasi, dan menyetel pengingat kapan imunisasi berikutnya.
g.       Obat. Memantau asupan obat dan suplemen kita.

Medhub 
Adalah menu yang menghubungkan kita dengan dokter-dokter yang menjalin mitra dengan MedicTrust, berikut informasi tempat praktek beliau, bahkan bisa konsultasi yang bersifat urgent.
Ke depannya, MedicTrust akan terus melakukan inovasi layanan berupa artikel-artikle kesehatan yang akan dikirimkan kepada member dari MedicTrust ini secara berkala. Selain itu tengah mengembangkan pelayanan agar setiap member bisa chat langsung dengan dokter untuk konsultasi yang bersifat sangat urgent. Sehingga misalkan ada keluhan yang sangat mendesak, kita bisa  konsultasi setidaknya untuk langkah pertama yang diperlukan.



Wowww!Lengkap dan effisien banget kan? 
Bagi yang masih penasaran dengan MedicTrust silakan meluncur ke 
webnya MedicTrust
  follow/ like MedicTrust di Instagram MedicTrust, 
follow/like Twitter MedicTrust


Saya sendiri sebenarnya tidak memiliki begitu banyak catatan riwayat kesehatan, tetapi sekarang mulai mikir, kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi? Toh aplikasi ini sangat fleksible, tidak memberatkan. Tidak ada salahnya jika mulai saat ini saya mendokumentasikan  catatan kesehatan saya, barangkali berguna suatu saat nanti. 
Apalagi bagi teman-teman yang sekiranya banyak memiliki catatan penting tentang riwayat kesehatannya, memiliki beberapa file hasil X-ray, hasil cek darah, riwayat alergi makanan dan obat, dan sebagainya. Penting untuk mencatatnya di #jurnalsehat MedicTrust.

Kampanye tentang peduli kesehatan telah banyak digalakkan. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk peduli dengan kesehatan.  Mengetahui dengan detail riwayat kesehatan kita, bisa menguatkan mindset untuk selalu berhati-hati dalam menjaga kesehatan. sekarang dan yang akan datang.

Happy day,
Wish you always happy and healthy, (*__*)

Komentar

  1. Bener banget, Mak. Detail riwayat kesehatan pnting banget buat hidup sekarang dan akan datang. (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak...
      Apalagi yang memiliki catatan riwayat kesehatan agak banyak,,
      penting banget miliki jurnal ini.
      aman, mudah, fleksible juga...

      Hapus
  2. udah lama memang kepikir kenapa ya di Indonesia tidak ada jejak rekam medis. sekarang udah ada ternyata, karena kalau mau berobat bosan ditanya ini itu. kalau ada jejak rekam medis, khan tinggal cek melalui hal tersebut. Boleh juga nih punya aplikasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa Mbak Santy..
      baru ngehjuga kemarin dari sharing temen, ternyata ada aplikasi yang bisa bantuin mendokumentasikan jejak rekam medis.
      mudah banget kok aplikasinya ini mbak.
      Selamat mencoba..

      Hapus
  3. Aplikasi ini cocok banget untuk ibu2 yang peupa seperti saya, mak Nana.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa Mak juli...
      sama juga, buat nyatat jdwl imunisasi anakku juga mbak..
      biar ada yang ngingetin..hheee

      Hapus
  4. Boleh nih, buat arsip digital jadi ga ada cerita dokumen medis kena banjir / ilang pas pindahan.. heehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah,segera aja dek kalo punya catatan riwayat kesehatan atau hasil cek lab, di-dokumenkan di MedicTrust.

      Hapus
  5. Bagus sepertinya buat dokumen medis online, biar ga ada cerita hasil rm ilang karna banjir / pindahan rumah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cocok dan pas bangetlah Ca..
      kan itu mudah dibawa kemana-mana, bisa dibuka kapan aja, dimana aja, aman dari rayap dan banjir pula...hahaaaa
      Rumah Ica di kawasan sering banjir ya?

      Hapus
  6. Yanuar Hermawan4 Maret 2016 23.41

    Wah baru tau...
    Sangat bermanfaat...

    BalasHapus
  7. Kalau anak-anakku selalu tercatat. Ortunya nih yg belum. TFS Mbak, ntr kucoba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayooo mbak Aprillia..
      Siip..
      Mksh sudah mampir yaaa..

      Hapus
    2. Ayooo mbak Aprillia..
      Siip..
      Mksh sudah mampir yaaa..

      Hapus
  8. Buruan mas Yanuar..
    Penting lho,,

    BalasHapus
  9. oh gitu ya.. jadi kita bisa mencatat sendiri riwayat kesehatan kita. wah, keren aplikasinya.. makasih infonya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mbak Arinta...
      Sangat membantu bagi yg punya catatn atau file riwayat kesehtaannya banyak..
      Makasih udah mampir ya mbak...

      Hapus
    2. Iyaa mbak Arinta...
      Sangat membantu bagi yg punya catatn atau file riwayat kesehtaannya banyak..
      Makasih udah mampir ya mbak...

      Hapus
  10. Mesti donlot dulu nih, aku punya beberapa catatan kesehatan. SElama ini cuma disimpan di otak aja, hehe...

    Salam kenal ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal mbak Hidayah Sulis...
      Sip mbak,monggo dicatat di jurnal medictrust.
      available app store dan google play mbak...

      Hapus
  11. Blog dan artikelnya sangat bermanfaat sekali, sayang banget jika sampai terlewatkan! Makasih banyak ya mbak? :D

    BalasHapus
  12. Yap, mesti sayang dan peduli sama kesehatan badan sendiri :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.