Tip efektif tetap dekat dengan si kecil walaupun Mama harus bekerja.


Salah satu indikator bahwa si kecil kurang dekat dengan si kecil adalah saat Mama merasa bahwa Anak-anak terasa lebih dekat ke pengasuh, ketimbang mamanya. Atau mereka memiliki perilaku yang susah dikendalikan, selalu berontak, dan lain sebagainya. 
Saya sendiri merawa harus selalu mengontrol hal yang satu ini, agar saya selalu merasa dekat dengan anak-anak. ini menjadi sslah satu konsekwensi yang harus saya jalani, ketika saya memilih untuk bekerja di luar rumah. Apalagi durasi saya saat bekerja minimal 8 jam, 9 jam dengan perjalanan dari kantor ke rumah. Yah, saat saya bekerja itu, anak-anak di rumah dengan mamak, begitu kami menyebut pengasuh anak-anak. 
Ya sejauh ini, anak-anak masih sangat dekat dengan Maminya dan Papinya. Mungkin karena saya sudah menerapkan beberapa hal ini dalam keseharian kami, antara lain :
  1.      Perbanyak memeluk, mengelus kepala, dan mencium si kecil.                                       Dari bangun tidur, mau tidur sampai bangun lagi, kami (Mami dan Papi) biasa mencium dan memeluk si kecil. Ini adalah hal wajib. Kebiasaan ini akan sangat membangun empati ibu dan anak.  Sama halnya ketika saya baru pulang dari bepergian atau bekerja, hal pertama yang saya lakukan adalah dengan merentangkan kedua tangan saya lebar-lebar untuk  menunggu anak-anak datang berhamburan memeluk saya. Dalam sehari, saya biasa melakukan minimal 10-15 kali selama saya bersamaanak-anak. Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm Psychologist, master trainer NLP dan penulis buku 'The Miracle of Hug' mengatakan  bahwa aktifitas berpelukan bersama anak sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. 
  2. Memandikan dan menyuapi si kecil. Dua aktivitas ini adalah moment bagus yang bisa kita manfaatkan untuk menjalin kedekatan dengan  si kecil. Karena saat memandikan, kita bisa sekaligus mengajaknya bernyanyi atau bermain air untuk menjalin kedekatan emosional dengan mereka.
  3.        Telpon saat di kantor
    Saat jam makan siang, atau saat kondisi memungkinkan, saya berusaha menyempatkan telpon anak-anak. Dengan mendengar suara kita, si kecil akan merasa bahwa Mamanya tidak pergi jauh dari mereka.
  4. Luangkan waktu bermain bersama. Anak-anak sangat suka bermain. Mama bisa mencoba untuk benar-benar menjadi  teman bermain bagi mereka. Banyak sekali manfaat bermain bersama anak. Perkembangan psikologi, perkembangan motorik dan emosionalnya bisa kita pantau dengan bermain bersama. Bahkan, saat bermain bisa dijadikan sebagai  moment untuk meng-upgrade ketrampilan dan memonitor tumbuh kembang si kecil. Tak apa jika terkadang Mama sampai tertawa terbahak saat bermain bersama si kecil.
  5.          Selalu mengajak si kecil berbicara dan diskusi.
    moment ini hampir setiap hari saya terapkan, Ma. Misalkan pas si kecil lagi nangis, kita peluk dia dan coba menanyakan kenapa dia menangis,tanyakan apa yang diinginkannya, dan apa yang harus mama lakukan untuknya. Merasakan apa yang mereka rasakan, mendengarkan cerita mereka dan menyelipkan beberapa nasehat kecil untuk mereka, agar mereka merasa dicintai dan diperhatikan.
  6.    Memberi kejutan. Kadang memberi kejutan kecil seperti oleh-oleh juga dapat mendekatkan hubungan dengan si kecil. Entah apapun bentuknya. Bisa makanan, mainan, atau buku bergambar dengan tokoh yang disukai si kecil.
         Kadang ada pertanyaan “Apa nggak capek saat pulang bekerja masih beraktivitas dengan anak?”
Jawabnya, ya jelas capeklah, tetapi tergantung juga kan dengan Mama. Jika Mama menyadari betapa pentingnya peran Mama untuk anak-anak, maka semua bisa dilalui dengan enjoy dan menyenangkan.
Untuk itu Ayah Edy, dalam bukunya  “Ayah Edy Menjawab” menyarankan agar Mama bersantai atau membersihkan badan dahulu, kira-kira 30 menit sebelum berinteraksi dengan  si kecil.
Hal ini untuk memberi kesempatan kepada Mama agar  bisa istirahat sejenak, sehingga tidak mudah terpancing emosinya saat menghadapi  tingkah si kecil yang kurang berkenan.
Anak-anak adalah investasi berharga bagi setiap Mama.Tak ada yang salah dengan Mama yang bekerja/ Kuncinya adalah cintai dunia mereka. Dalam sehari, efektifkan 3 hingga 4 jam untuk totally untuk anak. Tanpa gangguan gadget, tanpa aktivitas pribadi lainnya. Full untuk mereka. Bermain, bernyanyi, memeluk, mencium dan lain sebagainya. 
Nah, itu beberapa hal yang bisa kita terapkan untuk menjaga kedekatan dengan si kecil, terutama bagi Mama yang bekerja seperti saya... Semoga bermanfaat ya, Ma. 

Komentar

  1. Mereka sih pelipur lara ya mbak, pas udah capek kerja pulang ngeliat mereka rasanya capek tuh luntur gitu aja :D

    Salam,
    Puput

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.