Rizki tak terduga itu bernama, Senandung Binar.








Untukmu,

Senandung Binar Kinnara Adhisatya

Teringat saat dimana mami tak tahu bahwa akan mendapatkan hadiah secantik kamu. Hanya mimpi-mimpi yang bersitkan firasat, bahwa akan ada hal besar yang kuterima. Dan ternyata setelah dua bulan berlalu, baru kami sadari ada kau di rahim mami.

Terhenyak pasti. Kaget, iya. Rasanya campur-aduk . Karena saat itu kakakmu, Langit baru berusia 10 bulan.  Pikiran mami kalut untuk beberapa saat. Apakah secepat ini  engkau dikirimkan untuk kami?. Kami  hanya berfikir, apakah kami sanggup menerima amanah yang besar ini, lagi?

Dan kebahagiaan seharusnya dinikmati secara bahagia. Bukankah Allah Maha Tahu apa-apa yang tidak kami tahu? dan kami  percaya, engkau diberikan bukan untuk hal yang sia-sia dalam hidup kami. dan Kamu adalah  sebagian dari cara Tuhan mengirimkan  rizki untuk kami, Nak.

Dan benar saja, doa dan sayag kami tidak terbagi, namun seperti bertambah satu box lagi. Satu box untuk kakakmu, dan satu box lagi untukmu. Semua dengan kadar yang sama.

Kau dan kakakmu adalah gurat sisi yang terindah dalam hidup kami. Tak akan saling membenci, apalagi saling menyakiti. Tak akan saling melupakan, bahkan saling melengkapi. Dan itu sudah kita lakukan. Jadi jangan pernah bersedih tentang apapun yang terjadi. Semua akan baik-baik saja.


Untuk kalian,
Tak akan pernah lekang doa untukmu, Nak

Lovely Mamy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.