Mengenangmu

Mengenangmu

Beberapa kali ku tatap lagi bola matamu yang membiru.
 Dimanakah harapan itu terhempas?
Ku ingatkan lagi bahwa kau adalah cinta dalam hidupku, selamanya.
Tapi seolah kau menghelanya.

angin yang membelaimu seakan memberitahumu,
apa yang terjadi denganku, denganmu,dengan kita.

kita hanya bersama disaat yang maya.
tertawa,bahagia.

kemudian dentingan keras jam dinding membangunkanku.
ku cari lagi tawamu, sosokmu.
tapi semua yang terjadi disana hanya sebuah etalase sunyi yang terbalut mimpi.

nasyapie, Oktober 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.