5 Hal yang wooowww sebagai parameter tumbuh kembang balita.



Hari itu saya tersenyum lebar, sambil melirik Langit. Barusan saja, guru paud SMS agar besok Langit memakai celana dalam. "Oh, anakku sudha besar ya, sudah saatnya pakai celana dalam."hihiiii...tawaku dalam hati.

Jadi, Mom...saya nggak ngeh bahwa usia segitu (1,5 tahun) sudah sepantasnya memakai celana dalam. Maklum, anak pertama, belum banyak ilmu dna belum tinggi 'radar'nya.

Sejak saat itu, saya jadi rajin googling masalah tumbuh kembang anak, perilaku-perilaku, jenis permainan yang cocok, jenis mainan yang sesuai dan lain sebagainya. Saya jadi mami yang haus informasi masalah tum-bang anak-anak. Semakin banyak baca, semakin pengan baca yang lain dan baca lagi yang lain.

Nah, saya menemukan beberapa hal menakjubkan yang mungkin untuk pertama kalinya si kecil sampai pada tahap itu... dan itu rasanya..wooo banget... :). Berikut beberapa hal yang woowww itu, Mom..jangan sampai ketinggalan kereta yaaa.. ;)

1.Memakai celana dalam mulai usia 1,5 tahun.
 Kalau sebelumnya, sejak bayi si kecil  pakai popok, lalu pakai celana kodok, lalu pakai pampers...yang seharusnya dilakukan adalah memakaikan celana dalam. Tetapi kadang, mahmud kayak saya ini kurang ngeh, jadi nunggu sinyal lebih kuat menghampiri dulu, baru ngeh kalau sudah saatnya pakai celana dalam.
Belajar Toilet training mulai usia 1 tahun.
Nah,, toilet training ini bisa dimulai pada usia 1 tahun. tapi mungkin baru berhasil saat si kecil berusia 1,5 tahun ke atas. walaupun masih ada juga yang suka ngompol padahal udah 5 atau 6 tahun. Ini banyak faktor yang mempengaruhi, Mom. Misalnya, kondisi psikologis anak dan juga konsistensi kita menerapkan toilet training kepada si kecil. Tipsnya, sering mengarahkan anak untuk pipis di toilet, walaupun anak belum bilang ingin pipis. lakukan setiap 2- 4 jam sekali. selalu ajarkan agar anak bilang ke Mami kaalu mau pipis. Ini akan sangat membantu kita mengontrol pipisnya.
3. Anak mulai belajar kosakata secara efektif pada usia 1- 2 tahun.
saat nonton kartun, saat mandi, saat mau bobok, ajaklah si kecil bernyanyi, atau berbicara. Jika dia merasa tertarik mengucapkan kata-kata, teruslah membimbingnya mengucapkan kata apa saja, yang penting si kecil ikut mengucapkan, walaupun vokalnya masih belum jelas. Kata mama, papa, adek, kakak, alat makan, nama bunga, nama burung, nama benda, nama tokoh kartun, berbagai aktivitas seperti mencuci, makan, minum, dan lain sebagainya.
4. Mulai makan sendiri di usia 1,5 tahun.
jangan kaget kalau pada awalnya akan sangat berantakan. tetapi lama-alam si kecil kaan belajar memegang sendok yang benar, memegang makanan, menjumput, memasukkan ke dalam mulutnya, mengunyah dan lama-lama di asudah bisa menghabiskan makanan dengan rapi dan tak tersisa sedikitpun.
5. Menguasai warna usia 2,5 tahun (minimal warna primer; merah, hijau, kuning, hitam, putih, coklat).
di rumah punya bayak referensi warna bukan?, jadikan itu sebagai sumber eksplorasi anak. misalnya sisir warna merah, tuntunlah anak mengucapkan kata merah. dinding warna putih, rumput warna hijau dan seterusnya. Tahap pertama, anak akan melakukan identifikasi, tahap selanjutnya, dia akan mulai merekamnya di memori berbagai warna yang dia jumpai.
6. Naik-turun kursi atau sofa sendiri.
kegiatan yang satu ini harus dengan pengawasan, terutama saat awal mereka bisa naik kursi. Biasanya mereka bisa naik, tetapi tidak bisa turun. selanjutnya, ketika beberapa kali sudah pandai naik, mereka sudah terbiasa menaiki kursi, mereka akan belajar menuruni kursi. bantulah secukupnya saja, jangan batasi eksplorasinya. dengan bereksplorasi seperti itu, anak akan belajar menghadapi permasalahannya secara mandiri. Dia akan belajar dan terus mencari posisi yang paling aman untuk turun dari kursi.

Nah, gitu Mom. ini berdasarkan pengalamanku dari 2 anakku yang masih balita. tetapi catatan pentingnya, tidak semua anak memiliki kemampuan sama dalam pencapaian tumbuh kembang ini. semua anak memiliki pola masing-masing. jadi nggak mesti sama. tetapi minimal kita sebagai Maminya, selalu berusaha dan pasang radar tinggi-tinggi atas tumbuh kembang si kecil agar selalu optimal.
Sepakat, kan?


be Happy, Mommy ^__^






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.