Saat Kau Pergi Nanti



Mengertilah...
Kau adalah daun-daun yang tetap menjagaku menjadi pohon kekar yang mengagumkan. Yang tetap memberikan aku nafas kehidupan, yang tidak bisa kudapatkan dari bagian lain dalam hidupku.

Saat kau pergi nanti, 
Saat itu juga dedaunan takkan mampu bertahan di ranting pohon. Setiap hari berjatuhan dan merebahkan tiap helainya di atas tanah. Lalu sang pohon akan merasa semakin rapuh, karena bagian paling berharga dari dirinya telah hilang. Lambat laun pohon yang berdiri kekar itu juga akan berakhir  gersang.
Tidak ada makna lagi dalam hidupnya. Sang pohon hanya bisa pasrah ketika  rantingnya yang mulai mengering, menunggu rapuhnya akar, lalu –tumbang.

Mengertilah...
Kau adalah daun-daun itu .Berpeganglah kuat-kuat di tiap ranting-rantingku...Agar aku tak mati, saat kau pergi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melirik “ New Concept Fashion” di Ada Buti Store.

Tips liburan seru dan ceria bareng balita

Pola Asuh berbasis Tradisi, Mengapa Tidak? by Omah Perden.